Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan, Bappenas Sambut Pemeriksaan BPK RI Atas Laporan Keuangan 2025
Berita Utama - Senin, 09 Februari 2026
Kementerian PPN/Bappenas menyambut baik pemeriksaan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025. Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kementerian PPN/Bappenas Tahun Anggaran 2025 dilaksanakan selama 77 hari, terhitung sejak 26 Januari hingga 29 Mei 2026.
“Pemeriksaan BPK bukanlah sekadar kewajiban formal. Pemeriksaan ini kami pandang sebagai bagian penting dari upaya kita bersama untuk terus memperbaiki tata kelola, memperkuat akuntabilitas, dan memastikan setiap rupiah anggaran negara dikelola secara tertib dan bertanggung jawab,” ungkap Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard dalam entry meeting bersama Anggota II BPK Daniel Lumban Tobing di Kantor Bappenas, Jakarta, Senin (9/2).
Wamen Febrian mengungkapkan bahwa berbagai masukan dan rekomendasi BPK selama ini telah memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pengelolaan keuangan di lingkungan Kementerian PPN/Bappenas. Rekomendasi tersebut tidak hanya mendorong peningkatan kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Pemerintahan, tetapi juga membangun budaya pengelolaan keuangan yang lebih disiplin dan transparan. Kondisi ini tercermin dari capaian Kementerian PPN/Bappenas yang secara konsisten memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama beberapa tahun berturut-turut. Meski demikian, capaian tersebut tidak dipandang sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai pengingat untuk terus menjaga kualitas pengelolaan keuangan secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, Wamen Febrian mengungkapkan bahwa Tahun Anggaran 2025 menjadi periode yang penuh tantangan bagi Kementerian PPN/Bappenas. Selain mengawal agenda perencanaan pembangunan nasional, Kementerian PPN/Bappenas juga mengemban mandat besar untuk mengawal program prioritas Presiden, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis. Program ini memiliki skala yang besar dan menuntut ketelitian perencanaan, ketepatan sasaran, serta akuntabilitas pelaksanaan yang tinggi.
Di samping itu, Kementerian PPN/Bappenas juga berperan penting dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan World Expo 2025 di Osaka. Ajang internasional tersebut menjadi kesempatan strategis bagi Indonesia untuk menampilkan kekayaan budaya, kreativitas, dan potensi bangsa di tingkat global, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.
Sejalan dengan berbagai tanggung jawab tersebut, Wamen Febrian menegaskan bahwa pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK RI dipandang sebagai ruang dialog dan pembelajaran bersama. Melalui proses pemeriksaan ini, potensi permasalahan diharapkan dapat diantisipasi lebih dini dan ditangani secara lebih tepat, sehingga pengelolaan keuangan negara semakin akuntabel dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.