Menteri PPN/Kepala Bappenas Kunjungi PT Agri Spice Indonesia untuk Dorong Hilirisasi dan Ekspor Rempah Indonesia
Berita Utama - Rabu, 15 Januari 2025
Menteri PPN/Kepala Bappenas melakukan kunjungan kerja ke PT Agri Spice Indonesia, perusahaan yang menjadi mitra strategis dalam pengembangan ekspor rempah Indonesia. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama strategis antara Kementerian PPN/Bappenas dan National Cooperative Business Association (NCBA) Amerika Serikat dalam mendukung sektor rempah Indonesia. “Rempah-rempah adalah kekayaan utama Indonesia dengan potensi besar untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing di pasar global,” ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Rabu (15/1).
Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen rempah berkualitas terbaik dunia, dengan lima komoditas unggulan, yaitu lada, pala, cengkeh, kayu manis, dan vanili tersebar dari Aceh hingga Papua. Berdasarkan data Statistik Perkebunan 2023-2025, produksi lada mencapai 64.279 ton, pala 41.444 ton, cengkeh 133.408 ton, dan vanili 1.579 ton pada 2023. Selain digunakan sebagai bumbu masakan, rempah Indonesia juga memiliki nilai tambah melalui produk obat tradisional, kecantikan, farmasi, dan lainnya. Pasar ekspor rempah Indonesia mencakup Asia, Eropa, dan Amerika Serikat, dengan potensi besar di Amerika, Singapura, dan Jepang. Kerja sama dengan NCBA mendorong pengembangan mata rantai pertanian komoditas bernilai tinggi melalui program strategis seperti Indonesia Cooperative Business Development Alliance dan Sustainable Cooperative Agribusiness Alliance. Saat ini, Kementerian PPN/Bappenas dan NCBA telah memiliki Nota Kesepahaman Bersama yang berlaku hingga Juni 2025. “Kolaborasi ini menjadi peluang untuk membangun jejaring dan memperkuat posisi rempah Indonesia di pasar global,” tambah Menteri Rachmat.
PT Agri Spice Indonesia, sebagai mitra NCBA, memainkan peran penting dalam implementasi strategi ini. Selain ekspor rempah, perusahaan ini juga berfokus pada peningkatan nilai tambah produk rempah melalui modernisasi budidaya, penguatan hilirisasi, dan promosi ekspor berbasis digital. Menteri PPN/Kepala Bappenas menyampaikan apresiasinya kepada PT Agri Spice Indonesia atas kontribusi dalam pengembangan komoditas rempah Indonesia. Dengan dukungan strategis dari Kementerian PPN/Bappenas, sektor rempah Indonesia diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang mendukung visi pembangunan nasional. “Kami optimis bahwa penguatan kerja sama ini akan membawa manfaat nyata bagi para pekebun dan meningkatkan daya saing rempah Indonesia di pasar internasional,” pungkas Menteri Rachmat di akhir kunjungan.