Kunker ke Purwokerto, Bappenas Perkuat Peran Riset dan Inovasi Kampus, Dukung Agenda Pembangunan Nasional
Berita Utama - Jumat, 23 Januari 2026
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy melakukan kunjungan kerja ke Purwokerto, Jumat (23/1). Kunjungan diawali dengan pertemuan bersama Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof. Akhmad Sodiq beserta sivitas akademika, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan perguruan tinggi dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
Menteri Rachmat Pambudy menegaskan bahwa peran strategis Unsoed sejalan dengan arah pembangunan wilayah Jawa Tengah sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, khususnya melalui kontribusi riset dan inovasi di sektor pertanian berkelanjutan.
Pada pertemuan ini, Universitas Jenderal Soedirman memaparkan berbagai inovasi unggulan yang dikembangkan oleh sivitas akademika, meliputi bidang pertanian, peternakan, pangan, teknologi, serta sektor terkait lainnya. Berbagai inovasi tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk menjawab tantangan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah, melalui solusi yang adaptif dan berkelanjutan.
Menteri Rachmat Pambudy mencontohkan inovasi pengawet berbasis kecombrang yang dikembangkan oleh Prof. Rifda Naufalin dari Fakultas Pertanian sebagai bentuk keunggulan lokal yang memiliki nilai strategis. Potensi khas daerah yang belum tentu dikenal atau dimiliki negara lain justru dapat menjadi pembeda dalam konstelasi global. Inisiatif berbasis kearifan lokal seperti ini dinilai penting untuk terus dikembangkan guna meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat internasional.
Lebih lanjut, Menteri Rachmat Pambudy menekankan bahwa perguruan tinggi harus menjadi rujukan utama ketika bangsa menghadapi keterbatasan dan membutuhkan terobosan baru. “Kampus harus berperan sebagai kompas yang memberi arah, mengingat sumber daya manusia paling unggul berada di lingkungan akademik. Oleh karena itu, hasil riset, temuan para inovator, serta karya ilmiah perlu dimanfaatkan secara nyata agar memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ungkap Menteri Rachmat Pambudy.
Di penghujung agenda kunjungan kerja ini, Menteri Rachmat Pambudy meninjau SPPG Sultan Agung Purwokerto dan SPPG Banyumas Baturraden Kutasari. Kunjungan ke SPPG juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendorong penguatan ekonomi lokal melalui pemanfaatan rantai pasok pangan daerah dan sinergi lintas sektor. Rangkaian kunjungan kerja ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan keterpaduan antara kebijakan perencanaan pembangunan nasional dan implementasinya di tingkat daerah.