Indonesia–Slowakia Jajaki Kerja Sama Teknologi, Hilirisasi, dan Keamanan Siber
Berita Utama - Kamis, 18 Juni 2026
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menerima kunjungan Duta Besar Slowakia untuk Indonesia Tomáš Ferko di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (18/6). Pertemuan tersebut membahas peluang penguatan kerja sama bilateral di bidang teknologi, hilirisasi industri, pembangunan kapasitas, hingga keamanan siber.
Menteri Rachmat Pambudy menyampaikan bahwa Indonesia saat ini tengah mendorong hilirisasi sumber daya alam yang membutuhkan dukungan teknologi dan inovasi dari berbagai mitra internasional.
“Indonesia memiliki sumber daya yang sangat besar. Tantangan kami adalah bagaimana melakukan hilirisasi yang menghasilkan nilai tambah lebih tinggi. Untuk itu, kami membutuhkan teknologi, inovasi, dan pengelolaan yang baik. Di sinilah kami melihat peluang kerja sama dengan Slowakia. Kami ingin saling belajar, memahami prioritas masing-masing, dan membangun kolaborasi yang dapat diwujudkan dalam program-program nyata,” kata Menteri Rachmat Pambudy.
Duta Besar Slowakia untuk Indonesia Tomáš Ferko menyampaikan bahwa terdapat peluang untuk memperkuat kemitraan strategis antara Slowakia dan Indonesia yang berorientasi pada masa depan. Kerja sama tersebut meliputi bidang teknologi tinggi, transfer teknologi, pembangunan kapasitas, dan keamanan siber. Selain itu, Indonesia juga menjadi salah satu negara prioritas untuk mendapat dukungan dan pembiayaan dari Slowakia guna mendukung pelaksanaan proyek konkret bersama.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan perusahaan keamanan siber Slowakia, ESET, memaparkan berbagai solusi keamanan digital yang telah diterapkan secara global, termasuk pengembangan pusat operasi keamanan (security operations center), perlindungan infrastruktur kritis, keamanan kecerdasan artifisial (AI), serta perlindungan masyarakat dari ancaman siber.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Rachmat Pambudy menegaskan pentingnya pendekatan yang terintegrasi dalam penguatan keamanan siber nasional. “Keamanan siber menjadi kebutuhan yang semakin mendesak bagi Indonesia dan terbuka akan kesempatan rencana kerjasama dengan Slowakia di bidang tersebut,” pungkas Menteri Rachmat Pambudy.