Indonesia dan Inggris Perkuat Kemitraan Pembangunan melalui Indonesia–United Kingdom Development Dialogue 2025

JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PPN/Bappenas bersama Pemerintah Inggris melalui Foreign, Commonwealth and Development Office (FCDO) menyelenggarakan Indonesia–United Kingdom Development Dialogue 2025 di Jakarta, Selasa (11/11). Forum ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding on Development Cooperation yang ditandatangani oleh kedua pihak pada September 2024 dan menjadi tonggak penting dalam memperkuat kerja sama pembangunan antara Indonesia dan Inggris. Dialog ini menjadi wadah strategis bagi kedua negara untuk meninjau kemajuan kerja sama, menyelaraskan prioritas kebijakan pembangunan, dan mengidentifikasi peluang kolaborasi baru yang inovatif dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard menjelaskan kerja sama Indonesia dan Inggris yang telah berkembang dari hubungan berbasis bantuan menjadi kemitraan strategis yang berorientasi pada investasi dan inovasi. “Ini adalah kesempatan untuk memetakan masa depan kerja sama kita. Merancang inisiatif baru, mencoba ide-ide baru, dan mendorong kemitraan baru. Tujuan kami sederhana, untuk memastikan kemitraan ini tetap adaptif, transparan, dan berorientasi pada hasil, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi warga negara kita,” tegas Wakil Menteri Febrian.

Menyoroti berbagai agenda prioritas nasional, pertemuan ini mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 dan Visi Indonesia Emas 2045. Diskusi berfokus pada transisi energi bersih, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, penguatan ketahanan iklim, transformasi digital, serta pengembangan sumber daya manusia. “Kita perlu memastikan setiap inisiatif kerja sama memberikan hasil yang terukur dan selaras dengan prioritas nasional. Melalui koordinasi yang efektif, kita dapat membangun kemitraan yang modern, adaptif, dan berorientasi pada hasil,” papar Deputi Bidang Pembiayaan dan Investasi Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas Putut Hari Satyaka.

Pemerintah Indonesia dan Inggris sepakat untuk memperkuat mekanisme koordinasi, pemantauan bersama, serta mengadakan pertemuan lanjutan secara berkala untuk memastikan kesinambungan hasil dan memperluas cakupan kerja sama. “Kita menjalankan komitmen secara nyata, menyelaraskan kebijakan, memulai ekonomi berkelanjutan, serta mendorong inovasi dalam berbagai sektor prioritas. Prioritas yang sama ini, menjadi momentum untuk bertindak tegas dan berkolaborasi” pungkas Wakil Menteri Febrian.