Gugus Tugas MTN Sepakati Integrasi Data Talenta Nasional, Dukung Pembangunan Nasional

JAKARTA Kementerian PPN/Bappenas menyelenggarakan Rapat Tingkat Menteri (RTM) Koordinasi Gugus Tugas Manajemen Talenta Nasional (MTN) yang dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian. Pertemuan ini dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Perjanjian Kerahasiaan/Non-Disclosure Agreement (NDA) terkait integrasi dan pemanfaatan Data Talenta, di Gedung Bappenas, Jakarta, Jumat (6/3).

RTM ini menjadi forum konsolidasi strategis untuk memperkuat arah pelaksanaan MTN sebagai instrumen pembangunan sumber daya manusia yang dijalankan secara sistematis dan berkelanjutan. Penandatanganan PKS dan NDA, sebagai bagian paralel dari RTM, menandai komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola data talenta yang terintegrasi dan terhubung dalam satu sistem nasional yang berkelanjutan.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyampaikan pentingnya MTN sebagai kerangka besar yang mengorkestrasi intervensi secara terintegrasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para mitra pembangunan untuk memastikan talenta terbaik bangsa dapat tumbuh, berkembang, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan. “Desain Besar Manajemen Talenta Nasional menjadi bagian penting dari pembangunan nasional, karena masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan kita menyiapkan talenta yang mampu bersaing di tingkat global,” ujar Menteri Rachmat Pambudy.

Menteri Rachmat Pambudy pun menegaskan bahwa integrasi talent pool harus berbasis data yang kuat. Sebagai instrumen strategis pembangunan, MTN perlu memastikan akses yang adil dan merata bagi seluruh anak bangsa untuk berkembang.

Dengan memperluas dan mengintegrasikan talent pool secara nasional, MTN memperkuat daya saing talenta melalui pembinaan yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan. Upaya ini didukung oleh Basis Data Talenta Nasional yang menjadi rujukan utama bagi kementerian/lembaga dan pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan talenta secara terintegrasi dalam satu sistem nasional yang berkelanjutan.

Menutup sambutannya, Menteri Rachmat Pambudy menegaskan bahwa ekosistem yang ingin dibangun adalah ekosistem kolaboratif lintas kementerian/lembaga yang terorkestrasi secara terpadu. “Dalam hal ini, Kementerian PPN/Bappenas berperan sebagai koordinator utama, perumus kebijakan, sekaligus pengelola basis data terpadu. Namun, basis data tersebut hanya dapat terwujud apabila konvergensi data dari seluruh kementerian/lembaga dapat disampaikan dan diintegrasikan secara optimal,” pungkas Menteri Rachmat Pambudy.