Dukung Perencanaan Pembangunan Nasional, Bappenas Bersama PT Moosa Genetika Farmindo Kembangkan Pedet Sapi Merah Putih

Sebagai upaya penyelarasan Visi Indonesia Emas 2045 dan mendorong sinergi serta implementasi kerja sama dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Menegah Nasional 2025-2029, Kementerian PPN/Bappenas bersama PT Moosa Genetika Farmindo bekerja sama mengembangkan Pedet Sapi Merah Putih untuk mendukung perencanaan pembangunan nasional. Terdapat tiga kunci penting untuk pengembangan Pedet Sapi Merah Putih ini, yaitu pembibitan, pakan, dan manajemen.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menjelaskan, pembibitan menjadi modal utama dalam genetika sapi lokal. “Dalam bidang genetika sapi perah, ini tidak hanya langkah awal dalam swasembada sapi perah, tapi juga kemandirian bibit sapi perah Indonesia. Kalau kita sudah bisa melakukan rekayasa genetika melalui teknologi genom, maka kita akan melangkah lebih lanjut untuk tidak hanya ternak ruminansia tetapi juga ternak-ternak lain,” ujar Menteri Rachmat Pambudy, Jumat (8/8).

SDM unggul menuju Visi Indonesia Emas 2045 dapat diwujudkan dengan pemenuhan pemenuhan protein hewani, terutama daging dan susu sapi, serta dengan ditetapkannya Proyek Strategis Nasional Peningkatan Produksi Daging Sapi dan Susu Sapi. Kerja sama strategis dengan PT Moosa Genetika Farmindo ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas genetik sapi lokal Indonesia, melalui reproduksi molekuler dan modern.

Beberapa hal menjadi poin utama dalam kerja sama ini, antara lain pengembangan dan pemanfaatan teknologi genetika sapi lokal, peningkatan kapasitas SDM dan ekosistem pendukung pengembangan Pedet Sapi Merah Putih, pengembangan proyek percontohan berbasis tematik, holistik, integratif dan spasial, pertukaran dan pemanfaatan data, serta kegiatan lain untuk mendukung perencanaan pembangunan.