Dukung Kemandirian Layanan Kesehatan Berbasis Riset, Bappenas Dorong Konsorsium RS-PTN
Berita Utama - Jumat, 08 Agustus 2025
Kementerian PPN/Bappenas bersama UGM, Undip, dan Unsoed berkolaborasi untuk inisiasi Konsorsium Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RS-PTN). Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan pentingnya peran RS-PTN. “Kesehatan harus menjadi pusat perhatian, bukan sekadar bagian sektor lain. RS-PTN yang terintegrasi dengan Academic Health System (AHS) akan memperkuat kompetensi tenaga medis, memperluas akses pelayanan, dan mendorong inovasi berbasis masalah kesehatan lokal,” ungkap Menteri Rachmat Pambudy saat menerima Rektor UGM, Undip, dan Unsoed, Jumat (8/8).
Kolaborasi ini memperkuat AHS sebagai upaya mewujudkan kemandirian layanan kesehatan nasional yang tangguh, inovatif, dan berbasis riset, sekaligus sebagai respons terhadap tantangan kesehatan nasional dan global yang semakin kompleks, termasuk ancaman penyakit baru akibat perubahan iklim. Melalui AHS, RS-PTN menjadi simpul integrasi pelayanan, pendidikan, dan riset kesehatan.
Dalam konteks pendidikan, RS-PTN menjadi wahana pembelajaran klinis terintegrasi yang membangun kompetensi lintas disiplin. Dalam layanan, RS-PTN akan mengembangkan model layanan berbasis bukti dan memanfaatkan teknologi seperti telemedicine dan jaringan RS satelit. Untuk riset, RS-PTN menjadi jembatan antara riset dasar dan praktik klinis, sekaligus rujukan kebijakan berbasis data.
Kementerian PPN/Bappenas mendukung konsorsium RS-PTN melalui perencanaan strategis yang akan menyinergikan potensi UGM, Undip, dan Unsoed. Langkah ini diharapkan menjadi model kolaborasi nasional untuk memperkuat sistem kesehatan berbasis riset, sekaligus mempercepat Visi Indonesia Emas 2045. “Konsorsium ini bukan hanya wadah kolaborasi akademik, tetapi juga motor penggerak inovasi kesehatan nasional. Dengan menggabungkan kekuatan riset, pendidikan, dan pelayanan, kita dapat membangun sistem kesehatan yang mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing global,” pungkas Menteri Rachmat Pambudy.