Bertemu Universitas Udayana, Bappenas Dorong Penguatan Riset dan Inovasi untuk Pembangunan

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan pentingnya sinergi perguruan tinggi dengan pemerintah untuk menyongsong Visi Indonesia Emas 2045. Dalam audiensi dengan Rektor Universitas Udayana I Ketut Sudarsana, Menteri Rachmat Pambudy menekankan riset dan inovasi merupakan elemen kunci pembangunan berkelanjutan. “Universitas berperan strategis menghasilkan riset yang aplikatif untuk menjawab tantangan pembangunan. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan industri harus diperkuat agar inovasi yang dihasilkan dapat berdampak nyata,” ujar Menteri Rachmat Pambudy, Jumat (14/2).

Universitas Udayana telah menunjukkan kontribusi signifikan dalam bidang penelitian, khususnya sektor ekonomi kreatif, ketahanan pangan, pariwisata, dan pembangunan berkelanjutan. Sebagai bagian penguatan ekosistem riset dan inovasi, Kementerian PPN/Bappenas terus mendorong peningkatan daya saing Universitas Udayana melalui kerja sama strategis, termasuk dalam program pengembangan SDM perencana. Program ini mencakup beasiswa pendidikan S2 dan S3 bagi ASN di sektor kritikal yang mendukung prioritas pembangunan, serta pelatihan berbasis kompetensi yang terintegrasi dengan proyek prioritas. Selain itu, Universitas Udayana juga mengajukan usulan pembangunan Gedung Laboratorium Smart System and Integrated Technologies pada 2026 melalui skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi pusat riset dan inovasi berbasis teknologi serta mendukung kolaborasi multidisiplin pengembangan SDM.

Kementerian PPN/Bappenas menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Universitas Udayana guna menciptakan ekosistem riset yang lebih inklusif dan berdampak luas bagi pembangunan. “Universitas Udayana perlu berperan aktif dalam penguatan kapasitas SDM, riset berbasis data, serta advokasi kebijakan yang berorientasi pada solusi. Melalui kolaborasi erat antara akademisi, pemerintah, dan sektor industri, kita dapat menghadirkan inovasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Menteri Rachmat Pambudy.