Bappenas-Pertamina Dukung Komitmen Net Zero Emission, Sejalan dengan Visi Indonesia Emas 2045

Kementerian PPN/Bappenas dan PT Pertamina (Persero) menandatangani kerja sama strategis untuk memperkuat komitmen mencapai target Net Zero Emission (NZE) Pertamina, sejalan dengan Asta Cita pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. “Pertamina menempati posisi strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan dan kemandirian energi nasional, mendorong transisi menuju energi bersih, sekaligus memperluas akses energi hingga ke seluruh pelosok negeri. Sebagai BUMN energi, Pertamina menjadi motor penggerak utama transformasi menuju sistem energi yang berkelanjutan,” ungkap Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy pada Senin (11/8).

Kerja sama ini mencakup percepatan transisi energi menuju energi terbarukan, penguatan infrastruktur distribusi energi, pengembangan teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS). Kementerian PPN/Bappenas akan memastikan keselarasan program ini dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang telah memasukkan target penurunan emisi gas rumah kaca.

Menteri Rachmat Pambudy juga menegaskan bahwa kemandirian energi adalah fondasi bagi kemandirian sektor lainnya, swasembada energi adalah basis bagi swasembada yang lain, termasuk pangan dan air. Tanpa energi yang kuat, sulit mewujudkan ketahanan pangan dan air. Melalui kemitraan ini, Kementerian PPN/Bappenas dan Pertamina berkomitmen mempercepat peningkatan indeks ketahanan energi nasional, dan memperluas akses energi hingga pelosok nusantara.

Dalam kesempatan ini turut diluncurkan Roadmap Net Zero Emission Pertamina sebagai bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung Asta Cita, RPJMN, RPJPN dan Visi Indonesia Emas 2045. “Penyusunan Roadmap Net Zero Emission adalah langkah visioner yang memadukan keberlanjutan dengan daya saing bisnis. Ini meneguhkan peran Pertamina sebagai simbol kedaulatan energi nasional dan agen perubahan, yang akan menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045,” pungkas Menteri Rachmat Pambudy.