Bappenas–Kemenkop Dukung Kerja Sama INKUD dengan BUMN dan Mitra Usaha Nasional, Perkuat Ekonomi Berbasis Koperasi

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman strategis antara Induk Koperasi Unit Desa (INKUD) dengan beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Mitra Usaha Nasional di Gedung Bappenas, Jakarta, Selasa (25/11). Penandatanganan nota kesepahaman ini menandai awal langkah konkret dalam perwujudan arah kebijakan perkoperasian untuk memberdayakan peran koperasi dalam perekonomian nasional. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dan Program Direktif Presiden Prabowo Subianto mengamanatkan pengembangan koperasi untuk mendukung perekonomian dan pembangunan nasional. “Program Koperasi sudah dimasukkan dalam Bab 1 projek strategis nasional dan kita akan melihat dalam lima tahun ke depan langkah-langkah kita untuk menatap Indonesia emas tahun 2045,” urai Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di Gedung Bappenas, Jakarta, Selasa (25/11).

Kerja sama antara INKUD, BUMN, dan Mitra Usaha Nasional mencakup lima nota kesepahaman yang meliputi berbagai sektor strategis bagi pembangunan nasional yang berpihak pada rakyat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program kerja sama tersebut antara lain adalah kerja sama dengan PLN untuk perluasan jangkauan program electrifying villages, digitalisasi desa, dan inovasi energi digital dalam transformasi ketenagalistrikan nasional, kerja sama dengan PT Bukit Asam untuk perluasan rantai nilai distribusi dan hilirisasi batu bara berbasis koperasi, serta kerja sama dengan Koperasi Jasa Karyawan Nusa Tiga untuk optimalisasi pengelolaan pangan, pertanian dan perdagangan serta modernisasi sistem dan digitalisasi koperasi.

Selanjutnya juga terjalin kerja sama dengan PT Pindad dalam pengembangan kendaraan nasional dan alat pertanian untuk memperkuat sektor produktif koperasi dan desa, serta kerja sama dengan ISPI dan PINSAR berupa aliansi strategis perunggasan berbasis koperasi rakyat untuk mendukung produk unggas Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH), termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Terwujudnya kerja sama ini diharapkan menjadi usaha yang baik menuju koperasi modern yang profesional, mandiri, dan berdaya saing, sehingga mewujudkan koperasi sebagai pilar penting perekonomian bangsa. “Hari ini adalah kebangkitan kembali koperasi, koperasi pernah berjaya, koperasi pernah terpuruk, dan sudah waktunya koperasi bangkit kembali,” tutup Menteri Rachmat Pambudy.