Bappenas Dukung Pengembangan Sagu sebagai Komoditas Strategis, Fondasi Kedaulatan Pangan Nasional dan Dunia
Berita Utama - Jumat, 17 Oktober 2025
Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendorong hilirisasi komoditas pangan lokal, Kementerian PPN/Bappenas mendukung sagu sebagai komoditas strategis nasional. “Sagu merupakan salah satu anugerah luar biasa bagi Indonesia, yang mampu menopang ketahanan pangan, kemandirian ekonomi, serta tatanan sosial, budaya, dan ekologi Nusantara. Pengembangan sagu tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan dan aksi iklim global,” ujar Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard dalam Acara Sagu Indonesia untuk Kedaulatan Pangan Nasional dan Dunia yang turut dihadiri para Duta Besar Indonesia di Jakarta, Jumat (17/10).
Wamen Febrian mengimbuhkan, pengembangan sagu harus didukung oleh perencanaan yang terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah, meliputi penguatan infrastruktur budidaya dan pengolahan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta skema pembiayaan dan insentif. Kampanye nasional mengenai manfaat sagu pun menjadi upaya strategis untuk mendorong peningkatan konsumsi domestik, serta penguatan promosi dan diplomasi pangan untuk menegaskan posisi Indonesia sebagai pusat produksi dan inovasi sagu dunia.
Agenda yang turut dihadiri perwakilan mitra pembangunan, peneliti, dan akademisi ini juga menjadi kesempatan untuk membangun strategi kerja sama dan perdagangan sagu Indonesia ke dunia. Ketua Masyarakat Sagu Indonesia Prof. Hasjim Bintoro menyoroti peran penting sagu sebagai pilar kedaulatan pangan nasional dan bagian dari rantai pasok global. Sementara itu, Penulis Buku sekaligus Peneliti Prof. Bambang Sumanan memaparkan potensi ekologis dan inovasi teknologi berbasis riset yang dapat mendukung hilirisasi industri sagu. Pada kesempatan ini, Wamen Febrian menyaksikan peluncuran buku “Sagu Indonesia: Menopang Kedaulatan Pangan Dunia” tentang pentingnya penguatan dukungan nasional dan kolaborasi internasional untuk membangun ekosistem sagu yang berkelanjutan dan berdaya saing global karya Dr. Petrus Gunarso dan Prof. Bambang Sumanan.
Agenda ini menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia untuk menjadikan sagu sebagai komoditas unggulan nasional, yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan, kesejahteraan masyarakat, serta komoditas strategis Indonesia di tingkat perdagangan global. “Hal tersebut tentunya memerlukan kolaborasi bersama serta peran aktif para pihak, termasuk para Duta Besar Republik Indonesia, Kementerian/Lembaga, akademisi, serta pelaku usaha di sektor pangan dan pertanian yang turut hadir dalam agenda ini. Inisiatif ini juga merupakan bagian dari upaya pencapaian Visi Indonesia Emas 2045, melalui transformasi sistem pangan nasional yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan,” pungkas Wamen Febrian.