Bappenas Dorong Grand Strategy Pengembangan Industri Semikonduktor Nasional
Berita Utama - Kamis, 12 Maret 2026
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy bersama Ketua ICDEC Institut Teknologi Bandung (ITB) Trio Adiono membahas penguatan strategi pengembangan industri semikonduktor nasional melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri di Gedung Bappenas, Jakarta, Kamis (12/3).
Menteri Rachmat Pambudy menekankan bahwa pengembangan industri semikonduktor membutuhkan strategi jangka panjang yang komprehensif agar Indonesia dapat terintegrasi dalam rantai nilai global industri tersebut.
“Yang kita perlukan adalah grand strategy, jangan hanya sekadar roadmap. Grand strategy itu harus menjawab bagaimana Indonesia bisa masuk dan terintegrasi dalam semiconductor industry value chain. Ini bukan hanya soal perencanaan jangka pendek, tetapi bagaimana dalam 20 tahun ke depan kita memiliki posisi yang jelas, mulai dari desain, layout, hingga kemampuan operasional industrinya,” ujar Menteri Rachmat Pambudy.
Menteri Rachmat Pambudy mengimbuhkan, industri semikonduktor memiliki karakteristik nilai tambah yang sangat tinggi pada komponen teknologi yang kompleks. Oleh karena itu, Indonesia perlu menyiapkan strategi untuk masuk pada segmen yang memberikan nilai ekonomi lebih besar.
“Dari sekian banyak komponen dalam suatu produk, bisa jadi 90 persen jumlahnya relatif sederhana, tetapi justru 10 persen komponen yang paling kompleks itu yang menguasai sebagian besar biaya dan nilai teknologinya. Di situlah letak tantangan kita. Kalau kita ingin masuk ke industri ini, kita harus berani menghadapi bagian yang paling kompleks tersebut,” jelasnya.
ICDEC telah mengusulkan sejumlah program pengembangan industri semikonduktor, termasuk riset aplikasi, pengembangan produk, serta penguatan kapasitas desain chip. Selain itu, berbagai inisiatif pengembangan dan meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia juga telah dilaksanakan untuk mendukung industri tersebut, seperti mengirim 450 talenta Indonesia ke Taiwan pada dua tahun terakhir untuk bekerja dan belajar di perusahaan semikonduktor.
Menutup pertemuan, Menteri Rachmat Pambudy menegaskan bahwa pengembangan industri semikonduktor nasional perlu dilakukan secara bertahap dengan fondasi yang kuat, termasuk penguatan sumber daya manusia, riset, serta ekosistem industri.
“Proses ini tidak bisa selesai dalam waktu singkat. Jangan berharap besok langsung jadi. Yang kita bangun adalah fondasi jangka panjang agar Indonesia benar-benar mampu membangun kembali industri teknologi tinggi seperti semikonduktor secara berkelanjutan,” pungkas Menteri Rachmat Pambudy.