Bappenas dan Huawei Perkuat Kerja Sama untuk Percepatan Transformasi Digital Nasional

Kementerian PPN/Bappenas menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Huawei Tech Investment untuk memperkuat kerja sama dalam pengembangan transformasi digital nasional dan solusi teknologi informasi dan, Selasa (11/11). Dalam sambutannya, Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard menegaskan pentingnya penguasaan inovasi bagi masa depan pembangunan Indonesia. “Masa depan Indonesia akan ditentukan oleh sejauh mana kita mampu menguasai pengetahuan, inovasi, dan teknologi. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 menempatkan transformasi digital dan penguatan ekosistem inovasi sebagai inti dari strategi pembangunan nasional. Kami ingin memastikan bahwa teknologi bekerja untuk manusia, bukan manusia yang bekerja untuk teknologi,” ungkap Wamen Febrian.

Melalui kemitraan ini Kementerian PPN/Bappenas dan Huawei berharap dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan melalui penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), merancang dan melaksanakan peta jalan infrastruktur digital untuk mempercepat transformasi digital di sektor publik dan industri. Kemitraan ini juga diharapkan dapat menciptakan ekosistem digital percontohan, dan program sandbox bagi teknologi baru yang dapat diterapkan secara luas di Indonesia, serta pertukaran keahlian, praktik baik, dan pengalaman global untuk memastikan transformasi digital berjalan secara transparan, inklusif, dan akuntabel.

Kerja sama ini juga diharapkan mampu menjadi teladan bagi kawasan Asia dalam membangun kerja sama di bidang teknologi yang memadukan visi nasional, keahlian global, serta nilai kepercayaan dan saling menghormati. “Semoga penandatanganan hari ini bukan menjadi akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari sebuah gerakan, di mana ide berkembang menjadi inovasi, dan inovasi melahirkan dampak nyata,” pungkas Wamen Febrian.