Bappenas–BPK RI Selaraskan Anggaran dengan Arah Kebijakan Strategis Pemerintah dalam Rapat Konsultasi Anggaran Tahun 2027
Berita Utama - Rabu, 21 Januari 2026
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menerima Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Budi Prijono dalam rangka penguatan BPK RI untuk program dan kegiatan di 2027 (21/1). Pertemuan ini bertujuan untuk memperoleh masukan, dan mensinergikan dengan arah kebijakan dan program strategis pemerintah.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Rachmat Pambudy menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian BPK RI, baik di tingkat nasional maupun internasional. Profesionalisme BPK RI telah diakui secara global melalui kepercayaan sebagai pemeriksa eksternal di sejumlah organisasi internasional, serta terpilihnya BPK RI sebagai Dewan Auditor PBB (United Nations Board of Auditors) atau UN-BoA periode 2026–2032, juga kepemimpinan pada International Organization of Supreme Audit Institutions (INTOSAI) periode 2028–2031.
Menteri Rachmat Pambudy menegaskan bahwa BPK RI merupakan institusi tertinggi dalam pemeriksaan keuangan negara (supreme audit institution) yang kedudukannya diatur dalam konstitusi serta memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan pembangunan nasional. Oleh karena itu, Bappenas mendukung upaya peningkatan kapasitas kelembagaan dan peningkatan kualitas pemeriksaan seiring dengan perubahan dinamika global, termasuk tantangan perubahan iklim, teknologi, geopolitik, dan geoekonomi.
Lebih lanjut, Menteri Rachmat Pambudy mendorong penguatan peran BPK RI agar tidak hanya berfungsi sebagai post auditor, tetapi juga mampu mendeteksi potensi risiko tata kelola sejak dini, termasuk pada aspek penerimaan negara.
Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara Kementerian PPN/Bappenas dan BPK RI dalam mengawal pelaksanaan program prioritas nasional menuju terwujudnya Visi Indonesia Emas 2045. “Langkah awal dimulai dari perencanaan yang matang. Strategi yang baik akan menghasilkan dampak yang baik pula. Semoga ini menjadi langkah awal Bappenas dan BPK dalam mencatatkan sejarah baru melalui modernisasi BPK. Sejarah yang telah dirintis oleh para pendahulu kita harus dipastikan terus berlanjut sebagai jembatan emas menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Menteri Rachmat Pambudy.