Bappenas–BPJS Kesehatan Bahas Penguatan Keberlanjutan Program JKN

Kementerian PPN/Bappenas bersama BPJS Kesehatan memperkuat koordinasi untuk meningkatkan efektivitas sistem jaminan kesehatan di Indonesia. Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menerima Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito beserta jajaran direksi BPJS Kesehatan untuk membahas penguatan keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Gedung Bappenas, Jakarta, Senin (16/3).

Kerja sama antara Kementerian PPN/Bappenas dan BPJS Kesehatan telah terjalin melalui perjanjian kerja sama yang ditandatangani pada September 2025 dan hingga kini masih menjadi dasar koordinasi dalam pemanfaatan data dan penguatan kebijakan JKN.

“Pemerintah harus memastikan hak dasar masyarakat terpenuhi. Kenapa setiap negara harus sehat? Karena sehat itu sumber produktivitas. Orang yang sehat itu produktif, sedangkan orang yang sakit pasti produktivitasnya turun. Jika produktivitas suatu negara turun, negara tersebut tidak akan bisa mencapai kondisi pembangunan yang optimum. Karena itu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan adalah salah satu institusi yang harus kita perhatikan dengan sungguh-sungguh,” ujar Menteri Rachmat Pambudy.

BPJS Kesehatan pun tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat layanan dan keberlanjutan program, termasuk melalui pendekatan layanan yang lebih berfokus pada kebutuhan peserta serta penguatan teknologi.

Menteri Rachmat Pambudy menanggapi adanya tantangan struktural dalam sistem jaminan kesehatan, khususnya terkait ketidaksesuaian antara iuran dan beban pembiayaan layanan kesehatan. Ketidaksesuaian ini perlu diperhatikan dengan saksama dan segera dicari solusinya.

Menutup pertemuan, Menteri Rachmat Pambudy mendorong jajaran direksi BPJS Kesehatan untuk memperkuat kerja tim serta kepemimpinan berbasis keteladanan dalam menjalankan tugas, sehingga berbagai tantangan dalam sistem jaminan kesehatan nasional dapat diatasi secara bertahap.