Pemerintah Dorong Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penguatan Program Strategis
Berita Pembangunan - Jumat, 25 Juli 2025
Pemerintah berkomitmen mempercepat pertumbuhan ekonomi pada semester II 2025 dengan memperkuat koordinasi lintas sektor. “Untuk percepatan pertumbuhan ekonomi, kita perlu mendorong faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya laju pertumbuhan ekonomi,” ungkap Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dalam Rapat Koordinasi Terbatas yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Jumat (25/7).
Sepanjang 2025, pemerintah meluncurkan dua paket stimulus ekonomi. Paket Stimulus Ekonomi I (Januari–Februari) mencakup diskon listrik, bantuan konsumsi rumah tangga, PPN ditanggung pemerintah untuk bahan pokok, serta insentif pajak bagi UMKM dan pekerja. Sementara Paket Stimulus Ekonomi II (Juni–Juli) meliputi diskon transportasi dan tarif tol, tambahan bantuan pangan, Bantuan Subsidi Upah, serta perpanjangan diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja.
Sejumlah program prioritas sedang dioptimalkan, antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, dan Perumahan Rakyat. Ketiganya diharapkan memberi dampak ekonomi berganda dengan mendorong konsumsi, membuka lapangan kerja, serta mengurangi kemiskinan. Hingga awal Juli 2025 MBG telah melayani 5,59 juta penerima manfaat. Menteri Rachmat menekankan pentingnya antisipasi lonjakan permintaan pangan yang berpotensi memicu inflasi. Untuk itu, penguatan rantai pasok pangan nasional perlu menjadi perhatian utama.
Sektor perumahan dan pariwisata juga menjadi motor penggerak pertumbuhan yang akan terus didorong, termasuk dengan memanfaatkan momentum libur Natal dan Tahun Baru serta mendorong investasi pada sektor padat karya. Pemerintah menegaskan komitmennya menjaga momentum pertumbuhan melalui kebijakan yang terukur, inklusif, dan responsif terhadap dinamika masyarakat dan tantangan global.
Rakor terbatas ini turut dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Perumahan Maruarar Sirait, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, dan Wakil Menteri BUMN Donny Oskaria di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.