Laporan Ekonomi Harian 29 Oktober 2021
Update Global
PDB AS tumbuh 2,0 persen (qoq) pada triwulan III-2021, menurun tajam dari pertumbuhan 6,7 persen (qoq) pada triwulan sebelumnya dan di bawah perkiraan pasar sebesar 2,7 persen (qoq). Perlambatan pemulihan ekonomi dipicu pengurangan secara bertahap stimulus yang diberikan pemerintah serta lonjakan kasus COVID-19 dan kendala pasokan global yang membebani konsumsi dan produksi. Konsumsi masyarakat tumbuh 1,6 persen (qoq), turun tajam dari 12,0 persen (qoq) pada triwulan sebelumnya. Investasi non-perumahan tumbuh 1,8 persen (qoq), sementara investasi perumahan terkontraksi sebesar 7,7 persen (qoq). (Trading Economics)
Update Domestik
Penanaman modal asing (PMA) pada triwulan III-2021 turun 11,0 persen (qoq) dan 2,7 persen (yoy). Sebaliknya, penanaman modal dalam negeri (PMDN) naik 6,8 persen (qoq) dan 10,3 persen (yoy). Selain dampak lonjakan kasus COVID-19 terutama varian Delta pada triwulan III-2021, iklim investasi yang belum sejalan dengan prinsip-prinsip berkelanjutan (environmental, social, governance/ESG) juga bisa menghalangi minat investor menanamkan modal di Indonesia. Prinsip investasi berkelanjutan semakin kuat dianut investor dari sejumlah negara. (Kompas)