Kerja Inovatif Mandiri Pangan di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kabupaten Kampar Provinsi Riau

Inovasi pembangunan daerah merupakan salah satu kriteria penilaian dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) yang digelar setiap tahun oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Buku Kerja Inovatif Mandiri Pangan di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kabupaten Kampar Provinsi Riau merupakan dokumentasi inovasi pembangunan daerah yang bergerak di bidang kemandirian pangan di salah satu provinsi terbaik Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2024 yakni Provinsi Kalimantan Selatan dan Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Buku ini dikembangkan dengan pendekatan tujuh kriteria dalam melakukan pendalaman suatu inovasi sehingga program tersebut layak direplikasi ke daerah
lain. 
 

Peta Jalan Hilirisasi Kelapa 2025-2045

Percepatan transformasi ekonomi melalui industrialisasi sebagaimana amanat Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 menjadi modal utama untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045. Industrialisasi mendorong pengolahan komoditas unggulan untuk menciptakan nilai tambah dalam bentuk bahan baku dan bahan antara yang dibutuhkan industri, dan produk jadi yang dibutuhkan konsumen, serta mendukung berkembangnya jasajasa modern.Hilirisasi melalui pengolahan komoditas unggulan perkebunan secara khusus memiliki posisi yang strategis mengingat kontribusi subsektor perkebunan mencapai 30,3 persen terhadap total PDB. Untuk mewujudkannya, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah menyusun Peta Jalan Hilirisasi Kelapa 2025-2045 sebagai contoh untuk mengonsolidasikan hilirisasi komoditas perkebunan strategis yang selama ini belum dilaksanakan secara optimal.

Peta Jalan Ekonomi Biru Indonesia (Edisi 2)

Peta Jalan Ekonomi Biru Indonesia menetapkan jalur menuju ekonomi maritim yang terdiversifikasi dan berkelanjutan untuk Indonesia, memastikan kesehatan dan ketahanan ekosistem laut, dan menjamin manfaat bagi generasi saat ini dan yang akan datang. Peta Jalan ini memberikan panduan tentang bagaimana ekonomi biru dapat meningkatkan produktivitas dan berkontribusi pada transformasi ekonomi menuju Visi Indonesia 2045.
Pengembangan ekonomi biru di Indonesia dipandu dengan visi "Sumber daya pesisir dan laut kita yang beragam dikelola secara berkelanjutan melalui ekonomi biru yang berbasis pengetahuan untuk menciptakan kesejahteraan sosial ekonomi, memastikan lingkungan laut yang sehat, dan memperkuat ketahanan untuk kepentingan generasi sekarang dan masa depan."

Indonesia Blue Economy Roadmap (Edition 2)

Indonesian Blue Economy Roadmap sets out a pathway towards a diversified and sustainable maritime economy for Indonesia, based on ensuring the health and resilience of ocean ecosystems and securing benefits for current and future generations. It provides the guidance on how the blue economy can increase productivity and contribute to economic transformation towards Indonesia Vision 2045.
The development of blue economy in Indonesia is guided with a vision of “Our diverse coastal and marine resources are sustainably managed through a knowledge-led blue economy to create socio-economic prosperity, ensure a healthy marine environment and strengthen resilience for the benefit of current and future generations.”

Kerja Inovatif Pembangunan Daerah Di Jawa Tengah, Sumatra Selatan, dan Jawa Barat

Inovasi pembangunan daerah merupakan salah satu kriteria penilaian dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) yang digelar setiap tahun oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Buku Kerja Inovatif merupakan dokumentasi inovasi pembangunan daerah di tiga provinsi terbaik pada Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2023. Buku ini dikembangkan dengan pendekatan tujuh kriteria dalam melakukan pendalaman suatu inovasi sehingga inovasi tersebut dapat dilakukan replikasi ke daerah lain. Tiga provinsi terbaik dengan inovasinya pada PPD tahun 2023 adalah Jawa Tengah dengan inovasi Biogenic Shallow Gas, Sumatera Selatan dengan inovasi Gerakan Sumsel Mandiri Pangan dan Jawa Barat dengan inovasi Petani Milenial.