Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan IV Tahun 2015

Publikasi triwulan IV tahun 2015 ini memberikan gambaran dan analisa mengenai perkembangan ekonomi dunia dan Indonesia hingga triwulan IV tahun 2015. Dari sisi perekonomian dunia, publikasi ini memuat perkembangan ekonomi Amerika Serikat dan negara-negara kawasan Eropa, serta kondisi ekonomi regional Asia. Dari sisi perekonomian nasional, publikasi ini membahas pertumbuhan ekonomi indonesia triwulan IV tahun 2015 dari sisi moneter, fiskal, neraca perdagangan, perkembangan investasi dan kerja sama internasional, serta industri dalam negeri. Dalam publikasi ini juga tersaji Policy Brief terkait kebijakan pemerintah dan kondisi ekonomi terkini.

Infografik Perkembangan Investasi Triwulan IV 2015

  • Total realisasi investasi PMA dan PMDN tahun 2015 sebesar Rp 545,4 triliun atau telah mencapai 104,9% dari target realisasi investasi untuk tahun 2015 yang sebesar Rp 519,5 triliun.
  • Pada triwulan IV tahun 2015, negara dengan realisasi PMA terbesar adalah Singapura dengan nilai USD 2.349,8 jutaatau 29,6% dari total realisasi PMA diikuti oleh Hongkong, Belanda, Jepang dan Tiongkok
  • Pada triwulan IV tahun 2015, lokasi PMA dengan nilai  realisasi PMA terbesar adalah DKI Jakarta dengan nilai USD 1.363,7 juta atau 17,2% dari total realisasi PMA diikuti oleh DKI Banten, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.
  • Pada triwulan IV tahun 2015, sektor dengan nilai realisasi PMA terbesar adalah sektor Listrik, Gas dan Air dengan nilai USD 1.393,2 juta atau 17,5% dari total realisasi PMA, diikuti oleh sektor industri Logam & Mesin; Perumahan, Kawasan undustri & Real Estate; Pertambangan; Tanaman Pangan & Perkebunan.

Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan III Tahun 2015

Publikasi triwulan III tahun 2015 ini memberikan gambaran dan analisa mengenai perkembangan ekonomi dunia dan Indonesia hingga triwulan III tahun 2015. Dari sisi perekonomian dunia, publikasi ini memuat perkembangan ekonomi Amerika Serikat dan negara-negara kawasan Eropa, serta kondisi ekonomi regional Asia. Dari sisi perekonomian nasional, publikasi ini membahas pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan III tahun 2015 dari sisi moneter, fiskal, neraca perdagangan, perkembangan investasi dan kerja sama internasional, serta industri dalam negeri.

Infografik: Perkembangan Investasi dan Perdagangan Internasional Indonesia, Bulan Juli Tahun 2015

  • Pada triwulan I 2015, rasio ekspor jasa baru mencapai 2,6% dari total PDB nominal, atau sebesar USD 5.597 juta. Nilai rasio ini belum memenuhi target RPJMN 2015 yang berjumlah 3%.
  • Neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2015 mengalami surplus sebesar USD 1.332 juta, hal ini disebabkan karena surplus sebesar USD 2.204 juta pada neraca perdagangan sektor non migas lebih besar dibanding defisit sebesar USD 872 juta pada sektor migas.
  • Pada Juli 2015, negara tujuan ekspor non migas terbesar adalah Amerika Serikat dengan total ekspor non migas sebesar USD 1.166 juta, disusul China, Jepang, India, dan Singapura.
  • Pada Juli 2015, komoditas impor non migas terbesar adalah Mesin dan Peralatan Mekanik (HS 84), sebesar USD 1.520 juta dengan proporsi 19,5%, disusul oleh Mesin dan Peralatan Listrik (HS 85) dengan proporsi sebesar 13,9%.

Perkembangan Ekonomi Minggu Ke-II Bulan Juli 2015

Update Global
The Fed memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunganya seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang cenderung moderat. The Fed diyakini akan meningkatkan tingkat suku bunganya di pertemuan bulan September.

Update Domestik
Kinerja perdagangan Indonesia belum menunjukkan perbaikan di bulan Mei. Masih lemahnya ekonomi domestik terlihat dari impor yang masih kembali menurun, baik dibandingkan bulan lalu maupun tahun lalu.

Policy Brief Minggu Ke-II Bulan Juli Tahun 2015

Krisis Gagal Bayar Yunani

  • Yunani dan Uni Eropa (UE) akhirnya mencapai kesepakatan terkait pemberian dana pinjaman.
  • Krisis Yunani belum berakhir.
  • Dampak krisis di Yunani ke Indonesia sangat bergantung pada dampaknya terhadap UE.

Kejatuhan Pasar Saham China

  • Pasar saham China anjlok hingga 30 persen.
  • Intervensi pemerintah dan bank sentral berdampak pada rebound-nya indeks pasar saham China.
  • Kejatuhan pasar saham diperkirakan berdampak kecil terhadap ekonomi riil China.

Perkembangan Ekonomi Minggu Ke-I Bulan Juli 2015

Update Global
Yunani gagal membayar kembali utangnya pada IMF seiring gagalnya kesepakatan pencairan pinjaman lanjutan. Sementara itu kepanikan terjadi di China menyusul koreksi tajam di pasar saham.

Update Domestik
Inflasi domestik bulan Juni tercatat masih di atas target pemerintah (7,26 persen, yoy) yang didorong oleh peningkatan pada komponen inflasi harga bergejolak (volatile food).

Infografik: Perkembangan Investasi dan Perdagangan Internasional Indonesia, Bulan Juni Tahun 2015

  • Pada semester I 2015, nilai ekspor non migas sudah mencapai 43% dari total target, atau sebesar USD 68.301 juta.
  • Nilai impor Indonesia pada Juni 2015 sebesar USD 12.964 juta, menurun sebesar 17,4% dibandingkan Juni 2014, begitu pula impor migas dan non migas yang mengalami penurunan sebesar 24,0% dan 15,6%.
  • Pada Juni 2015, negara asal impor non migas terbesar adalah China dengan nilai sebesar USD 2.624 juta, disusul Jepang, Amerika, Thailand, dan Singapura.
  • Pada Juni 2015, Lemak dan Minyak Hewan/Nabati (HS 15) menjadi barang ekspor dengan proporsi paling tinggi, sebesar 15,0%, disusul Bahan Bakar Mineral (HS 27) dengan proporsi sebesar 10,4%.

Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan II Tahun 2015

Publikasi triwulan II tahun 2015 ini memberikan gambaran dan analisa mengenai perkembangan ekonomi dunia dan Indonesia hingga triwulan II tahun 2015. Dari sisi perekonomian dunia, publikasi ini memuat perkembangan ekonomi Amerika Serikat dan negara-negara kawasan Eropa, serta kondisi ekonomi regional Asia. Dari sisi perekonomian nasional, publikasi ini membahas pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II tahun 2015 dari sisi moneter, fiskal, neraca perdagangan, perkembangan investasi dan kerja sama internasional, serta industri dalam negeri.

Perkembangan Ekonomi Minggu Ke-IV Bulan Juni 2015

Update Global
Uni Eropa menolak memperpanjang program pinjaman kepada Yunani. Tidak tercapainya kesepakatan tersebut mendorong Pemerintah Yunani menutup aktivitas perbankan dan pasar keuangan, serta mengagendakan referendum.

Update Domestik
Pemerintah dan bank sentral mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi domestik, di antaranya penurunan LTV, penurunan tingkat suku bunga UMKM, dan peningkatan PTPKP pajak.