Infografik Perkembangan Perdagangan Dalam Negeri Bulan Februari 2017

  • Pada tahun 2015 terbangun 246 pasar takyat dan pada tahun 2016 terbangun 221 pasar rakyat melalui mekanisme Tugas Pembantuan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koperasi UKM. Kemudian, pada tahun 2017 dengan mekanisme yang sama akan dibangun/direvitalisasi 290 pasar rakyat untuk mencapai target 5000 pasar sesuai Nawacita pembangunan/revitalisasi pasar rakyat.
  • Sepanjang Januari-Desember 2016, realisasi Produk Domestik Bruto Lapangan Usaha Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor mencapai Rp. 1.255,2 triliun atau tumbuh sebesar 3,93 persen dibanding bulan Januari-Desember Tahun 2015. Pertumbuhan realisasi ini tidak mencapai target pertumbuhan dalam RPJMN 2015-2019 yaitu sebesar 7 persen untuk tahun 2016

Infografik Perkembangan Perdagangan Luar Negeri Indonesia Bulan Januari 2017

  • Nilai Ekspor Indonesia bulan Januari tahun 2017 sebesar USD 13.384,8 juta, meningkat sebesar 27,7 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2015. Begitu pula ekspor migas dan nonmigas mengalami kenaikan masing-masing sebesar 14,8 dan 29,2 persen (YoY).
  • Nilai import Indonesia bulan Januari 2017 sebesar USD 11.989,0 juta, meningkat sebesar 14,5 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2015. Begitu pula impor migas dan nonmigas mengalami peningkatan masing-masing 48,0 persen dan 10,1 persen (YoY).
  • Neraca perdagangan Indonesia Januari 2017 mengalami surplus USD 1.395,8 juta, hal ini disebabkan karena surplus sebesar USD 193,4 juta pada neraca perdagangan sektor nonmigas lebih besar dibanding defisit sebesar USD 536,6 juta pada sektor migas.

Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan IV Tahun 2016

Publikasi triwulan IV tahun 2016 ini memberikan gambaran dan analisa mengenai perkembangan ekonomi dunia dan Indonesia hingga triwulan IV tahun 2016. Dari sisi perekonomian dunia, publikasi ini memuat perkembangan ekonomi Amerika Serikat dan negara-negara kawasan Eropa, serta kondisi ekonomi regional Asia. Dari sisi perekonomian nasional, publikasi ini membahas pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan IV tahun 2016 dari sisi moneter, fiskal, neraca perdagangan, perkembangan investasi dan kerja sama internasional, industri dalam negeri, serta perekonomian daerah. Dalam publikasi ini juga tersaji Policy Brief terkait kebijakan pemerintah dan kondisi ekonomi terkini.

Infografik Perkembangan Perdagangan Luar Negeri Indonesia Bulan Desember 2016

  • Sepanjang bukan Januari-Desember tahun 2016, nilai ekspor non migas telah mencapai 94,6 persen dari total target tahun 2016 atau sebesar USD 131.346,5 Juta.
  • Sepanjang Januari-Desember tahun 2016, rasio ekspor jasa terhadap total PDB nominal adalah sebesar 2,6%. Rasio ekspor jasa tersebut belum mencapai target yangditetapkan dalam RPJMN 2016 sebesar 2,8% terhadap PDB.
  • Sepanjang Januari-Desember tahun 2016, nilai kontribusi ekspor manufaktur mencapai 48,9% atau sebesar USD 50.594,6 juta dari nilai total ekspor Indonesia sebesar USD 103.383,6 juta. Nilai ini telah melampaui target RPJMN 2016 yang sebesar 44%.
     

Infografik Perkembangan Perdagangan dalam Negeri Bulan Januari-Desember 2016

  • Pada tahun 2015 terbangun 237 pasar rakyat dan pada tahun 2016 terbangun 221 pasar rakyat melalui mekanisme Tugas Perbantuan. Untuk mencapai target 5000 pasar sesuai Nawacita pembangunan/revitalisasi pasar rakyat juga dilaksanakan melalui mekanisme DAK.
  • Sepanjang Januari-September Tahun 2016, realisasi Produk Domestik Bruto Lapangan Usaha Perdagangan besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor mencapai Rp. 1.255,2 triliun atau tumbuh sebesar 3,93 persen dibanding bulan Januari-Desember Tahun 2015. Pertumbuhan realisasi ini belum mencapai target pertumbuhan dalam RPJMn 2015-2019 yaitu sebesar 7 persen untuk tahun 2016.
     

Infografik Perkembangan Perdagangan Luar Negeri Indonesia Bulan Oktober 2016

  • Sepanjang bulan Januari-Oktober tahun 2016, nilai ekspor non migas telah mencapai 65,7 persen dari total target tahun 2016 atau sebesar USD 106,366,2 juta.
  • Neraca perdagangan Indonesia pada bulan Oktober tahun 2016 mengalami  surplus USD 1.206,8 juta, hal ini disebabkan karena surplus sebesar USD 1.710.,0 juta pada neraca perdagangan sektor nonmigas lebih besar dibanding defisit sebesar USD 503,2 juta pada sektor migas.

Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan III Tahun 2016

Publikasi triwulan III tahun 2016 ini memberikan gambaran dan analisa mengenai perkembangan ekonomi dunia dan Indonesia hingga triwulan III tahun 2016. Dari sisi perekonomian dunia, publikasi ini memuat perkembangan ekonomi Amerika Serikat dan negara-negara kawasan Eropa, serta kondisi ekonomi regional Asia. Dari sisi perekonomian nasional, publikasi ini membahas pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan III tahun 2016 dari sisi moneter, fiskal, neraca perdagangan, perkembangan investasi dan kerja sama internasional, industri dalam negeri, serta perekonomian daerah. Dalam publikasi ini juga tersaji Policy Brief terkait kebijakan pemerintah dan kondisi ekonomi terkini.

Infografik Perkembangan Perdagangan dalam Negeri Bulan Januari-September 2016

 

  • Pada tahun 2015 terbangun 237 pasar rakyat dan pada tahun 2016 terbangun 253 pasar rakyat melalui mekanisme Tugas Perbantuan. Untuk mencapai target 5000 pasar sesuai Nawacita pembangunan/revitalisasi pasar rakyat juga dilaksanakan melalui mekanisme DAK.
  • Sepanjang Januari-September Tahun 2016, realisasi PRoduk Domestik Bruto Lapangan Usaha Perdagangan besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor mencapai Rp. 937,8 triliun atau tumbuh sebesar 3,9 persen dibanding bulan Januari-September Tahun 2015. Pertumbuhan realisasi ini belum mencapai target pertumbuhan dalam RPJMn 2015-2019 yaitu sebesar 7 persen untuk tahun 2016.

Infografik Perkembangan Perdagangan Internasional Indonesia Bulan Agustus 2016

  • Pada bulan Agustus tahun 2016, nilai ekspor non migas mencapai 94,0 persen dari total target, atau sebesar USD 12.632,3 juta.
  • Neraca perdagangan Indonesia pada bulan Agustus tahun 2016 mengalami surplus USD 293,6 juta, hl ini disebabkan karena surplus sebesar 921,3 juta pada neraca perdagangan sektor nonmigas lebih besar dibanding fefisit sebesar USD 627,7 juta pada sektor migas.
  • Pada bulan Agustus tahun 2016, negara tujuan ekspor nonmigas terbesar adalah Amerika Serikat dengan sebesar USD 1.359,7 juta dengan kontribusi sebesar 11,8 persen terhadap total ekspor nonmigas Indonesia. Secara berturut-turut disusul oleh negara Tiongkok, Jepang, india dan Singapura.
     

Infografik Perkembangan Perdagangan Internasional Indonesia Semester I 2016

  • Neraca perdagangan Indonesia pada Semester I tahun 2016 mengalami surplus USD 3.594,3 juta, hal ini disebabkan karena surplus sebesar USD 5.709,8 juta pada neraca perdagangan sektor nonmigas lebih besar dibanding defisit sebesar USD 2.115,5 juta pada sektor migas.
  • Sepanjang bulan Januari-Juni tahun 2016, negara tujuan ekspor non migas terbesar adalah Amerika Serikat dengan nilai sebesar USD 7.876,8 juta, disusul Jepang, Tiongkok, Singapura dan India.
  • Dari 5 negara tujuan ekspor nonmigas utama, hanya Amerika Serikat yang mencatatkan pertumbuhan positif yakni sebesar 0,5 persen (YoY).