Laporan Perkembangan Ekonomi Makro Bulan April 2021

Ringkasan:

Berbagai negara kembali memberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat seiring dengan peningkatan kasus yang kebali terjadi. Dampaknya, harga komoditas minyak mentah dan batu bara turun pada bulan April. Harga logam industri dan logam mulia juga mengalami penguatan sementara pertanian bergerak variatif. Neraca perdagangan Indonesia kembali tercatat surplus didorong oleh peningkatan ekspor di tengah turunnya nilai impor. Nilai PMI Indonesia juga terus menigkat sejalan dengan meningkatnya permintaan dari negara mitra dagang. Nilai tukar rupiah pada bulan April juga menunjukkan tren penguatan. Efek relaksasi PPnBM masih terasa dengan realisasi penjualan mobil ritel yang masih meningkat. Sementara itu, inflasi masih bergerak rendah meskipun lebih tinggi dari bulan sebelumnya, yang didorong oleh inflasi yang terjadi pada seluruh kelompok pengeluaran.

Laporan Perkembangan Ekonomi Makro Bulan Maret 2021

Ringkasan:

OECD meningkatkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2021 menjadi 5,6 persen dengan pertumbuhan output global yang mencapai kondisi prapandemi pada pertengahan 2021. Namun, pemulihan ekonomi global masih sensitif pada risiko third wave Covid-19. Pemulihan ekonomi ditandai dengan meningkatnya harga semua kelompok komoditas, terutama minyak mentah dan logam industri. Harga minyak mentah pada bulan Maret juga dipengaruhi oleh insiden tersangkutnya kapal kontainer di Terusan Suez sehingga menghambat arus perdagangan dunia. Dari sisi domestik, pemulihan aktivitas manufaktur ditandai dengan berlanjutnya peningkatan PMI Indonesia hingga level tertinggi sejak 2011 yang diiringi dengan peningkatan impor. Inflasi masih bergerak rendah meskipun mendekati Ramadhan. Peningkatan harga didorong oleh faktor cuaca yang menyebabkan kelangkaan hasil pertanian.

Laporan Perkembangan Ekonomi Makro Bulan Februari 2021

Ringkasan:

Pemerintah kembali memberlakukan pembatasan mobilitas pada bulan Februari 2021 sejalan dengan peningkatan kasus Covid-19 serta ditemukannya varian baru yang telah masuk ke Indonesia. Untuk mendorong pemulihan ekonomi, Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan suku bunga BI7DRR sebesar 25 bps menjadi 3,50 persen. Pada saat yang sama, BI memberi pelonggaran pada uang muka kendaraan bermotor dan properti hingga nol persen yang berlaku pada 1 Maret-31 Desember 2021. Kebijakan tersebut diperkuat oleh relaksasi PPnBM sebesar 0-25 persen pada periode yang sama. Indikator ekonomi menunjukkan kestabilan kondisi eksternal yang ditunjukkan oleh minimnya perubahan nilai dari sisi nilai tukar rupiah, neraca perdagangan, maupun cadangan devisa.

Laporan Perkembangan Ekonomi Makro Bulan Januari 2021

Ringkasan:

Pemulihan perekonomian global secara umum berjalan lebih baik dari prediksi pasar. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan triwulan IV tahun 2020 berbagai negara yang semakin membaik. Vietnam dan Tiongkok menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi positif pada triwulan IV tahun 2020. Indonesia sendiri masih mengalami kontraksi ekonomi meskipun tidak sedalam triwulan sebelumnya. Salah satu sektor yang terpukul paling dalam adalah pariwisata dengan penurunan wisatawan mancanegara tahun 2020 sebesar 75 persen. Pandemi Covid-19 juga menurunkan pendapatan masyarakat dengan peningkatan pengangguran. Tingkat kemiskinan juga meningkat pada September 2020.

Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan IV Tahun 2020

Kondisi perekonomian global terus membaik yang ditunjukkan oleh kontraksi ekonomi di berbagai negara yang semakin kecil. Meskipun kasus Covid-19 secara global masih terus meningkat dan dibayangi oleh mutase baru, ketersediaan vaksin menjadi harapan pemulihan ekonomi global. Pada triwulan IV tahun 2020, kontraksi ekonomi Amerika Serikat melunak, begitu juga dengan Jepang dan Korea Selatan. Sementara itu, Tiongkok dan Vietnam mempertahankan pertumbuhan positif. Seiring membaiknya kondisi global, harga komodtas internasional mengalami peningkatan.

Laporan Perkembangan Ekonomi Makro Bulan Oktober 2020

Ringkasan:

Pertumbuhan ekonomi global mulai menunjukkan perbaikan pada triwulan III dibandingkan triwulan sebelumnya, mendorong perbaikan harga komoditas. Perekonomian Indonesia juga membaik meskipun masih terkontraksi secara YoY. Aktivitas pariwisata dalam negeri masih tertekan dan kinerjanya kini bergantung pada wisatawan domestik.

Laporan Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan III 2020

Publikasi triwulan III tahun 2020 ini memberikan gambaran dan analisis mengenai perkembangan ekonomi dunia dan Indonesia hingga triwulan III tahun 2020. Dari sisi perekonomian dunia, publikasi ini memuat perkembangan ekonomi Amerika Serikat dan negara-negara kawasan Eropa, serta kondisi ekonomi regional Asia. Dari sisi perekonomian nasional, publikasi ini membahas pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III tahun 2020 dari sisi moneter, fiskal, neraca perdagangan, investasi, industri dalam negeri, perekonomian daerah, serta proyeksi ekonomi.

Laporan Perkembangan Ekonomi Makro Bulan September 2020

Ringkasan:

Tiongkok dan Amerika Serikat kembali bersitegang setelah Amerika Serikat menyambangi Taiwan. Di sisi lain, Tiongkok juga bersitegang dengan India menyusul konflik di perbatasan dan menyiagakan militernya. Bank Indonesia dan Bank Sentral Tiongkok menyepakati kerangka kerjasama penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan bilateral. Dari dalam negeri, Gubernur DKI Jakarta memutuskan untuk kembali memperketat pelaksanaan PSBB seiring dengan meningkatnya kasus baru yang semakin tinggi yang berdampak.

Laporan Perkembangan Ekonomi Makro Bulan Agustus 2020

Ringkasan:

Sebagian besar negara melaporkan terjadi kontraksi dan perlambatan ekonomi yang kian parah pada triwulan kedua tahun 2020 seiring penerapan lockdown. Sementara itu, gelombang kedua Covid-19 mulai bermunculan di beberapa negara seperti Vietnam dan Korea Selatan. Kasus di Indonesia sendiri juga semakin tinggi sejalan dengan pelonggaran PSBB. Kondisi saat ini masih memberi tekanan pada ekonomi dan daya beli masyarakat. Pada Bulan Agustus 2020, kembali terjadi deflasi di Indonesia.

Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan II Tahun 2020

Publikasi triwulan II tahun 2020 ini memberikan gambaran dan analisis mengenai perkembangan ekonomi dunia dan Indonesia hingga triwulan II tahun 2020. Dari sisi perekonomian dunia, publikasi ini memuat perkembangan ekonomi Amerika Serikat dan negara-negara kawasan Eropa, serta kondisi ekonomi regional Asia. Dari sisi perekonomian nasional, publikasi ini membahas pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II tahun 2020 dari sisi moneter, fiskal, neraca perdagangan, investasi, industri dalam negeri, perekonomian daerah, serta proyeksi ekonomi.