
Dalam upaya mempererat kerja sama pembangunan antara Indonesia dengan Australia, Menteri Luar Negeri Australia, Bob Carr, melakukan kunjungan ke Bappenas untuk bertemu dengan Menteri Negara PPN, Armida S. Alisjahbana, pada hari Senin, (16/7), di Gedung Serba Guna, Bappenas, Jakarta.
Dalam pertemuan itu, Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas dan Menlu Australia, menegaskan kembali bahwa hubungan yang kuat antara kedua Negara tetangga telah terjalin dalam persahabatan dan kemitraan sejak lama. Indonesia sendiri merupakan negara yang besar dan dekat dengan Australia sehingga peningkatan kesejahteraan, stabilitas dan pertumbuhan di Indonesia menjadi perhatian, baik oleh kedua negara maupun kawasan Asia Pasifik.
Untuk mendukung peningkatan kerja sama pembangunan kedua negara, Pemerintah Indonesia menghargai komitmen dukungan pendanaan Pemerintah Australia sebesar 578,4 juta dolar, untuk tahun ini, sebagaimana telah dinyatakan dalam Joint Communique. “Komitmen pendanaan tersebut akan digunakan untuk isu-isu pembangunan yang berhubungan dengan SDM, khususnya di bidang pendidikan, infrastruktur pengentasan kemiskinan dan pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan”, jelas Armida dalam jumpa pers dengan sejumlah wartawan usai pertemuan Bilateral tersebut.
Kerja sama Indonesia dan Australia telah berkembang dalam berbagai forum, baik pada tataran multilateral, regional maupun bilateral. Pada forum multilateral, kedua negara telah bergabung sebagai anggota G-20, dengan Indonesia dan Australia bekerja dengan erat khususnya sebagai Ketua Bersama (Co-Chairs) Elemen Social Protection di bawah pilar Growth with Resilience. Selain itu, kedua negara juga telah bekerja sama dalam forum multilateral lainnya untuk merespon berbagai agenda global, seperti Millenium Development Goals (MDGs). Terkait dengan hal ini, Indonesia dan Autralia akan bekerja sama agar negara-negara kawasa Asia Pasifik dapat turut berperan dan memberikan pengaruh positif dalam perumausan agenda global mengenai MDG setelah tahun 2015.
Kerja sama pembangunan kedua Negara saat ini difokuskan pada empat pilar, yakni, pertumbuhan dan manajemen ekonomi, invstasi sumber daya manusia, demokrasi, keadilan dan tata kelola pemerintahan yang baik dan berkelanjutan serta keamanan dan perdamaian.
Sementara itu, pemerintah Indonesia telah secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia sebagai Knowledge Hub, pada akhir pekan lalu dalam forum High Level Meeting of Country-led Knowledge Hubs di Bali, yang juga diikuti oleh Australia. (ED/Bappenas)
Membuat Komentar